Aske Mabel, Eks Polri yang Bergabung KKB, Akhirnya Ditangkap: Jejak Kejahatan Terungkap!
Penangkapan Aske Mabel, mantan anggota Polri yang bergabung dengan Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) di Papua, menjadi titik terang dalam upaya penegakan hukum di wilayah tersebut. Aske Mabel, yang sempat menjadi buronan, akhirnya berhasil diringkus oleh aparat kepolisian.
Kronologi Penangkapan dan Jejak Kejahatan
- Aske Mabel, mantan anggota Polres Yalimo, Polda Papua, yang menjadi buronan setelah membelot dan melakukan berbagai aksi kekerasan bersenjata, akhirnya ditangkap aparat kepolisian.
- Ia sebelumnya kabur dengan membawa empat pucuk senjata api jenis AK Cina dan puluhan butir amunisi.
- Aske Mabel telah diberhentikan tidak dengan hormat (PTDH) atau dipecat dari Polri sejak 27 Desember 2024. Ia kabur dengan membawa 4 senjata api AK Cina pada 9 Juni 2024. Setelah Aske Mabel kabur, video deklarasinya sebagai Panglima Kodap Balim Timur Yali-Yalimo menyebar.
- Aksi kriminal kelompok Aske Mabel telah menewaskan beberapa orang.
- Aske Mabel sempat melawan saat ditangkap Satgas Damai Cartenz. Aparat pun memberikan tindak tegas dengan menembak kaki Aske Mabel.
Motif dan Dampak
- Motif bergabungnya Aske Mabel dengan KKB masih dalam penyelidikan lebih lanjut. Namun, tindakan ini menimbulkan pertanyaan besar tentang integritas dan loyalitas aparat penegak hukum.
- Keberadaan mantan aparat dalam kelompok kriminal bersenjata tentu saja sangat berbahaya, karena mengetahui taktik dan strategi pihak kepolisian.
- Penangkapan ini diharapkan dapat memberikan efek jera bagi anggota KKB lainnya dan memulihkan kepercayaan masyarakat terhadap aparat penegak hukum.
- Kapolda Papua memastikan situasi di Kabupaten Yalimo akan berangsur kondusif dengan ditangkapnya Aske Mabel dan komplotanya.
Tindakan Hukum dan Upaya Pencegahan
- Aske Mabel akan menjalani proses hukum sesuai dengan undang-undang yang berlaku.
- Pihak kepolisian akan terus melakukan upaya pencegahan dan penindakan terhadap anggota KKB lainnya.
- Pihak kepolisian juga akan meningkatkan pengawasan terhadap anggota Polri untuk mencegah terjadinya kasus serupa di masa depan.
Kesimpulan
Penangkapan Aske Mabel menjadi bukti bahwa aparat penegak hukum tidak akan mentolerir tindakan kriminal, siapapun pelakunya. Diharapkan, kejadian ini menjadi pelajaran bagi semua pihak untuk selalu menjunjung tinggi integritas dan profesionalisme dalam menjalankan tugas.

